needs some batiks!

24 05 2010

Sejak penetapan UNESCO soal batik menjadi budaya Indonesa bbrp bulan lalu, kantorku pun akhirnya ikut2an demam memberlakukan hari batik dan meminta karyawannya ber-batik ria pada setiap hari Senin. Aku sih seneng2 aja, karena batik is one of my fave fabric for clothes. Sayangnya, koleksi batikku banyak buat bawahan dan kain untuk kondangan, dan jarang aku bikin atasan/dress atau yg appropriate untuk ngantor lah. Jadilah sempet bbrp waktu lalu, aku beli2 baju atasan batik.

Yang cukup jadi masalah, I’m quite picky kan. Gak mau tuh beli batik yang bahannya panas, atau gak nyerap keringat, atau yang keliatannya murahan atau asal jadi ‘batik’. Dan lagi, agak sebel kalo dihargain overpriced banget. Iya kalo emang bagus banget, ini padahal modelnya biasa aja dan bahannya pun panas. Keberatanku juga mengingat aku mau belinya agak banyak, biar bisa ganti2. Kan sebel kalo baru beli 1, tapi budget-nya udh habis. Gak bisa ganti2 dong nanti :P Dan satu lagi problemku: aku gak suka pake baju warna coklat. Tau sendiri dooong.. batik kan pasti dominannya warna ini. Makanya lumayan puter otak kalo lagi hunting batik. Soalnya banyakkan gak sukanya, hihihi..

On second thought, kenapa gak jait aja yaaa.. Well, udh pengen sih jait dari jauh2 hari. Cuma agak males belanja bahannya. Thanks to my dear Amesh dan koleksi batik fabric-nya yang ciamik, aku pun kayaknya mau pesan 1 atau 2 buat dijait deh. Nanti aku posting fotonya kalo sudah beli dan dijait yaaa.. :)

Wish me luck!

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.